Terciduk KPK, Inilah Para Bos BUMN yang Dianggap Sebagai Pengkhianat Oleh Sri Mulyani – Berita Viral

Tingkah laku para petinggi BUMN yang terlibat kasus korupsi dan akhirnya terciduk oleh KPK, rupa-rupanya membuat Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati merasa geram. Tak kepalang tanggung, ia menyebut mereka yang bersalah sebagai pengkhianat karena telah menodai kepercayaan yang telah diberikan.

Ini kan merupakan suatu reputasi yang berat. Buat mereka yang jujur, mereka yang komit, itu merupakan sesuatu pengkhianat,” ujar Sri Mulyani yang dikutip dari Detik. Jelas, kasus korupsi yang melibatkan bos-bos BUMN ini menjadui pukulan telak bagi negara. Lantas, siapa sajakah para petinggi perusahaan pelat merah yang terciduk?

Direktut Utama PT PLN (persero) yang terkena kasus dugaan suap

Sofyan Basir Dirut PLN ditahan oleh KPK [sumber gambar]

Adanya kasus dugaan suap yang terjadi di proyek PLTU Mulut Tambang Riau pada 1 April lalu, rupa-rupanya menyeret nama Sofyan Basir selaku Direktur Utama PLN sebagai tersangka. Alhasil, Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) menuntutnya dengan hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan.

Direktur Krakatau Steel yang terkena Operasi Tangkap Tangan KPK

Wisnu Kuncoro yang akhirnya diciduk KPK [sumber gambar]

Sebagai Direktur Teknologi dan Produksi, Wisnu Kuncoro akhirnya ditangkap KPK kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Krakatau Steel. Tak sendiri, lembaga yang ditakuti para ‘tikus berdasi’ itu juga menetapkan tiga tersangka lain yakni Alexander Muskitta dan Kenneth Sutardja dari pihak swasta, serta Kurniawan Eddy Tjokro.

Direksi Utama PT Jasindo diduga terima imbalan Rp 15 miliar

Budi Tjahjono diduga menerima imbalan sebesar Rp 15 miliar [sumber gambar]

Proyek pengadaan Asuransi Oil and Gas pada BP Migas pada KKKS tahun 2010-2012 dan tahun 2012-2014, ternyata menyeret irektur Utama PT Asuransi Jasindo (Persero) Budi Tjahjono sebagai tersangka kasus korupsi. Dilansir dari CNN Indonesia, Budi diduga menerima imbalan sebesar Rp 15 miliar yang dicurigai oleh KPK, mengalir juga ke kantong sejumlah pejabat di Jasindo.

Rombongan Direksi PT PAL Indonesia yang berhasil diciduk KPK

Para petinggi PT PAL akan segera disidang karena kasus korupsi [sumber gambar]

Tak kepalang tanggung, Sebanyak tiga pejabat PT PAL Indonesia (Persero) langsung ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus gratifikasi pada Juli 2017. Mereka adalah Direktur Utama PAL Indonesia Muhammad Firmansyah Arifin, Kepala Divisi Perbendaharaan PAL Arief Cahyana, dan Direktur Keuangan PAL Saiful Anwar. Dari penyelidikan KPK, ketiganya diduga telah menerima suap sebanyak US$ 163.000 dan US$ 25.000 untuk penjualan kapal perang ke Filipina

Direktur Utama Perum Jasa Tirta II ditangkap karena kasus korupsi

Mantan Dirut Perum Jasa Tirta II Djoko Saputro yang akhirnya ditangkap KPK [sumber gambar]

Tak disangka, BUMN seperti Perum Jasa Tirta II juga harus terjerumus ke dalam pusaran korupsi. Djoko Saputro yang merupakan Dirut dari perushaan pelat merah tersebut, ditangkap KPK terkait kasus korupsi pengadaan pekerjaan jasa konsultasi. Kerugian negara yang mencapai Rp. 3,6 miliar itu, berawal saat Djoko memintarelokasi anggaran dengan cara mengalokasikan tambahan anggaran, pada pekerjaan pengembangan SDM dan strategi korporat.

BACA JUGA: Heboh Korupsi Berjamaah di Malang, Pemerintah dan Rakyat Sama-sama Tepok Jidat!

Dengan banyaknya para bos-bos BUMN yang tertangkap oleh KPK, menegaskan bahwa perilaku koruspi masih sulit dihilangkan di kalangan pejabat negara. Terlepas hal tersebut merupakan kebutuhan pribadi atau memang memanfaatkan kesempatan yang ada, yang jelas tangan-tangan hukum akan menjerat siapa saja yang mengkhianati kepercayaan negara.

You May Also Like