Punya Banyak Penggemar, 4 Hal Ini Membuat Nama Jefri Nichol 'Tercoreng' dan Dihujat Netizen – Berita Viral

Nama Jefri Nichol sudah tak asing lagi di dunia hiburan Indonesia. Di umurnya yang masih 21 tahun, aktor muda berwajah rupawan ini menyita perhatian lewat beberapa film layar lebar yang ia mainkan. Kebaikan hati Jefri yang memberi pertolongan kepada pemulung pun membuat ia semakin dicintai.

Namun, belakangan, Jefri tak hanya terkenal karena film yang ia mainkan saja, melainkan sederet kontroversi yang terjadi. Pujian yang sebelumnya datang dari para fans, mendadak  membuat namanya tercoreng dan ia pun menuai banyak hujatan.

Disomasi oleh manajemen dan dianggap tak professional

Pada pertengahan 2018 lalu, Jefri Nichol pernah digugat oleh manajemen yang pernah menaunginya, Beetz Management. Jefri dianggap tak konsekuen terkait beberapa kontrak dengan production house (PH). Selama berada dalam naungan Beetz, Jefri sudah menandatangani kontrak untuk merampungkan 11 film, yang nyatanya hanya selesai 5 saja.

Jefri Nichol [sumber gambar]

Ia memang saat itu sudah punya niat baik untuk menyelesaikan sisanya, namun disayangkan Jefri malah menunjuk manajemen baru. Masalah ini tak lagi muncul ke permukaan saat ibunya, Junita Eka Putri mengatakan bahwa kerja sama dengan Beetz sudah berakhir sejak 2016 lalu.

Terjerat kasus narkoba

Kabar terkait Jefri Nichol yang ditangkap karena narkoba sempat menjadi isu paling mengebohkan selama perjalanan kariernya. Jefri diamankan oleh Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan pada 22 Juli 2019 lalu. Kala itu polisi menyita barang bukti berupa ganja 6,01 gram yang disimpan dalam kulkas di kediamannya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Jefri mengaku bahwa ia baru dua kali menggunakan barang haram itu, hal tersebut ia lakukan lantaran susah tidur.

Jefri Nichol terjerat narkoba [sumber gambar]

Atas tindakan tersebut, Jefri divonis pidana penjara tujuh bulan dikurangi masa tahanan. Majelis hakim juga memberikan izin kepadanya untuk menjalani hukuman melalui rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur. Rehabilitasi ini selesai seiring dengan Jefri yang hadir kembali dalam gala premiere film Habibie & Ainun 3.

Twit kontroversi terkait ‘orang cakep dan orang jelek’

Jefri Nichol cukup sering dan aktif dalam dunia Twitter. Belakangan, ia kembali menjadi sorotan karena sebuah trit yang dianggap kontroversi. “Yang ngetweet ‘kalo orang jelek ngelakuin ini pasti blablabla, kalo orang cakep ngelakuin ini pasti blablabla’ pasti mukanya emang, mohon maaf…jelek,” kicau Jefri Nichol.

 

“Udah jelek, so tau, suka comparing, kasian kaya gapunya tujuan hidup,” lanjutnya. Banyak netizen yang berkomentar bahwa tak seharusnya Jefri mencemooh orang-orang yang percaya akan beauty privilege, hanya karena ia tak sependapat dengan orang-orang itu.

Melanggar kontrak dan digugat 4,2 miliar

Jefri Nichol baru-baru ini digugat terkait wanprestasi oleh PT Falcon, yang menaungi perusahaan film Falcon Pictures. Dalam hal ini ada tiga orang tergugat, yakni Jefri Nichol, Junita Eka Putri (ibu Jefri Nichol), dan Achmad Baidhowi (managernya). Ketiganya diminta untuk membayar denda sebesar Rp4,2 miliar (termasuk honor di muka yang sudah dibayar Rp280 juta).

Jefri Nichol didenda [sumber gambar]

Berdasarkan gugatan dari pihak Falcon Pictures, Jefri sudah punya perjanjian membuat empat film bersama FP. Namun, Jefri nyatanya tak patuh pada isi perjanjian itu dan malah bekerjasama dengan rumah produksi lain, seperti main dalam film Dear Nathan: Hello Salma, Bebas, Ellyas Pical, serta Habibie & Ainun 3.

BACA JUGA: Jefri Nichol Buka Sayembara Bikin Meme Maudy Ayunda, Netizen Semangat Kaya Ikut Tes Harvard

Atas kasus di atas, nama Jefri Nichol semakin santer dibicarakan. Jefri dinilai oleh netizen sebagai sosok yang kurang professional, terutama karena pelanggaran perjanjian ini sendiri sudah terjadi dua kali.

You May Also Like