Dari Angkut Mayat Sampai Dandan Necis, Begini Uniknya Tukang Ojek di Afrika – Berita Viral

Berbicara tentang tukang ojek sekarang, apa yang ada di pikiranmu? Zaman yang sudah canggih begini, pastinya yang datang pertama kali ke dalam benak adalah ojek online alias ojol. Populasi ojek online ini dari waktu ke waktu semakin menjamur, sekarang ojek di pangkalan mulai sepi dan tak banyak lagi kita temukan.

Itu sih kalau di Indonesia ya. Di negara lain, khususnya Afrika, masih banyak sekali jasa ojek yang mengangkut penumpang tanpa menggunakan aplikasi pintar. Jenis-jenis ojek ini juga sangat unik sekali loh. Mau tau seperti apa? Simak dalam ulasan berikut yuk!

Yang pertama ada yang namanya ojek mayat. APAAAA? Iya, ojek ini terdapat di Kongo. Namanya Boda-boda. Lalu, bagaimana cara bekerja para ojek ini? Jawabannya seperti kebanyakan ojek. Jadi, si penumpang yang sudah meninggal ini didudukkan di bagian jok belakang. Agar mereka tidak jatuh, si mayat diikatkan ke pengemudi.

Ojek mayat Kongo [sumber gambar]

Selanjutnya, mereka akan diantarkan ke tempat tujuan. Praktik ini dilakukan oleh mereka yang punya ekonomi menengah ke bawah. Mereka memesan ojek untuk membawa mayat dari rumah duka ke pemakaman karena tidak punya uang untuk membayar ambulance. Menjadi ojek di Kongo ini juga cukup menjanjikan, karena bayarannya akan lebih mahal daripada mengangkut manusia yang hidup.

Ojek kedua adalah Wewa, yaitu ojek fashionable yang mengangkut penumpang dengan segala pernak-pernik andalan mereka, mulai dari busana hingga desain motor. Lagi, ojek satu ini bisa kita temui di Kongo, tepatnya Ibu Kota Kinshasa. Kongo ini masuk dalam daftar kota yang semrawut, transportasi tidak tertata, kemacetan di mana-mana, dan kriminalitas yang tinggi. Untuk berkeliling kota ini, harus punya nyali dan keberanian yang tinggi.

Ojek fashionable [sumber gambar]

Celah ini dimanfaatkan oleh Wewa untuk mencari uang lewat para penumpang yang tak mau terjebak kemacetan dan kesemrawutan kota. Pada dasarnya, Wewa ini juga tak sepenuhnya legal, pemerintah melarang adanya transportasi roda dua yang beroperasi di dalam kota. Namun, karena mereka bisa ditemukan di mana pun dan kapanpun (ojek pangkalan), serta tarif yang bisa ditawar, maka ojek ini cukup diminati.

Nah, uniknya, para driver ojek ini sangat fashionable. Mereka suka memakai pakaian yang mencolok dan trendi. Hal ini bukanlah sesuatu yang mengherankan mengingat hampir semua tukang ojek di Kinshasa mengenakan busana-busana unik dan bergaya. Pokoknya, kalau kalian melihat para tukang ojek di Ibu Kota Kongo ini, serasa mau ramai-ramai jadi foto model, bukan mau ngojek~~

Sticker untuk plat motor [sumber gambar]

Tren unik yang terakhir adalah ojek di Uganda, tepatnya di Ibu Kota Kampala. Mereka punya tradisi menempelkan foto-foto para dictator dan pemimpin yang dianggap jahat di bagian plat motor mereka. Awalnya sih, para pesohor yang mereka tempel adalah orang-orang yang dianggap hebat, seperti Lionel Messi dan Nelson Mandela.

Namun, semakin tahun, mereka mengubah tradisi tempel ini dengan memajang foto manusia paling bengis dalam sejarah, seperti Hitler, Saddam Hussein Osama Bin Laden, sampai Idi Amin—jenderal diktator Uganda yang gaya berkuasanya mirip Suharto. Adapun alasannya, mereka berpendapat bahwa wajah orang-orang sangar di atas adalah simbol, bahwa pengendara motor tak takut sama apapun. Boleh juga nih idenya~

BACA JUGA: Bukan Manusia, Inilah ‘Ojek Mayat’ yang Sedang Viral dan Akan Membuatmu Bergidik Ngeri

Nah, jadi meski masih belum memakai aplikasi, ojek-ojek yang ada di Afrika ini punya keunikan tersendiri. Kalau ide unik terakhir diterapkan di Indonesia, kira-kira wajah sangar siapa ya yang akan dipasang di plat motornya?

You May Also Like