Agar Tak Membuat Sengsara, Yuk Pahami Dulu Pedoman Saat Akan Mengambil Pinjaman dan Utang – Berita Viral

Beberapa orang mungkin takut atau bahkan terganggu dengan utang, pinjaman ataupun cicilan. Namun, hal tersebut sangat bisa membantu saat sudah tak ada lagi jalan keluar, tetapi kamu harus terus melanjutkan hidup. Memutuskan untuk meminjam uang atau berutang kepada orang lain bukanlah hal yang menakutkan selagi kamu sudah membuat perencanaan yang matang. Sehingga, saat jatuh tempo kamu bisa membayar dan melunasinya.

Kamu akan tetap bisa hidup tenang meski dengan cicilan atau pinjaman yang harus terus dibayar. Kuncinya, kamu harus memahami beberapa hal berikut ini ya, simak sampai habis deh. Yang jelas, poin pertama dan yang paling utama harus kamu punya adalah keyakinan bahwa kamu bisa membayar dan melunasi apa yang kamu pinjam.

Punya penghasilan yang tetap setiap bulan

Punya penghasilan setiap bulan [sumber gambar]

Utang ini bukan hanya semata-mata uang yang harus kamu bayar demi teratasinya masalah ya. Kalau bisa saat memutuskan untuk membuat utang atau melakukan pinjaman dan sejenisnya, kamu bisa memanfaatkan hal itu untuk produktivitas kerja, misalnya menggunakan uang untuk membeli kendaraan, membantu keluarga, atau mungkin modal usaha. Untuk memastikan kamu aman, maka kamu harus punya pekerjaan tetap yang bisa memberikan kamu uang setiap bulan. Agar, utang dan pinjaman tersebut juga tak menumpuk dan bisa dibayar perlahan.

Jangan membayar cicilan melebihi 30% penghasilan

Pertimbangan jumlah cicilan [sumber gambar]

Ini adalah rumus yang wajib banget kamu tau ya guys. Jangan sekali-kali memutuskan untuk membuat cicilan dan utang lebih dari 30% penghasilan yang bisa kamu dapat. Jika pinjaman sudah melebihi 30% dari uang penghasilan, maka kebutuhan lain akan terabaikan. Akibatnya, kamu akan bertambah pusing untuk melunasinya. Bahkan, tabungan yang dipunya juga bisa ludes untuk menutupi pinjaman-pinjaman tersebut.

Pastikan kondisi keuanganmu tidak minus

Kondisi keuangan tidak minus [sumber gambar]

Kondisi keuangan yang minus di sini maksudnya pengeluaran lebih besar dari gaji yang didapat. Saat kondisi keuangan sedang minus bahkan mungkin kamu adalah seorang yang sekali belum bisa mendatangkan uang, maka berutang dan mengambil cicilan bukanlah solusi yang tepat. Satu-satunya cara adalah membuat kembali perencanaan keuangan keluarga, tunda atau bahkan hilangkan pengeluaran yang tidak penting.

Memahami betul pinjaman, utang, kredit yang akan diambil

SMS pinjaman online [sumber gambar]

Selanjutnya adalah memahami betul jenis pinjaman atau utang apa yang mau kamu ambil. Hal ini amat sangat penting agar kamu bisa memahami sistem pembayaran dari pinjaman tersebut. Sebagai contoh saja, pada KPR kamu bisa membandingkan antara bank syariah dan bank konvensional. Jika ingin meminjam secara online (daring), maka putuskan pula untuk meminjam di aplikasi arau situs yang sudah jelas terpercaya. Sudah banyak sekali kasus loh di mana seseorang tertipu pinjaman online, dan itu akan sangat merugikan serta bikin pusing kepala.

BACA JUGA: Waspadai Pinjaman Uang Online “Bodong” yang Bakal Menjerat Kita dalam Tumpukan Hutang

Maka dari itu, memulai untuk meminjam atau berutang bukanlah aib atau hal yang buruk, selama kamu paham betul kondisi keuangan sendiri, berapa persen uang yang boleh dipinjam (dari penghasilan), serta ke mana harus melakukan pinjaman. Kalau semua sudah aman, maka ke depan kamu juga tak akan bingung melunasi uang yang sudah kamu pinjam tersebut.

You May Also Like