4 Fakta di Balik Kasus Kontroversi Sarah Salsabila yang Lelang Keperawanan untuk Covid-19 – Berita Viral

Belakangan, konten-konten tentang prank yang merugikan dan memicu banyak kontroversi bukan hal yang aneh lagi. Entah karena kehabisan ide untuk membuat konten yang positif atau karena memang ingin terkenal dan punya popularitas secara cepat, hal ini terus terulang. Belum lama setelah prank sampah Ferdian Paleka dan Hassanjr, sekarang ada lagi lelang keperawanan oleh selebgram Sarah Salsabila atau lebih dikenal dengan Sarah Keihl.

Melalui akun instagramnya, ia mengunggah video kalau ia melelang keperawanan dimulai harga 2 Miliar. Hasil lelang tersebut akan ia sumbangkan untuk membantu Indonesia memperlambat laju penyebaran Covid-19. Berikut fakta di balik kasus yang bikin heboh ini.

Mendapat kecaman dari netizen

Dalam postingan instagramnya –yang sekarang sudah dihapus— Sarah mengungkapkan bahwa lelang keperawanannya akan dimulai dari harga 2 Miliar Rupiah. Ia sendiri berat melakukan hal tersebut, namun karena hal itu bisa membantu untuk menekan penyebaran Covid-19, maka ia lakukan dengan segala risiko dan pertimbangan.

Karena hal ini, netizen beramai-ramai untuk memberikan komentar yang menohok. Tindakan Sarah ini malah disebut cari sensasi belaka. Selain itu, sebagian netizen malah menganggap bahwa konten kreator di Indonesia memang sudah terbiasa dengan siklus mencari viral semata lalu setelahnya meminta maaf. Jadi, udah gak heran kalau konten sampah di mana-mana.

Video hanya settingan demi konten

Seperti dugaan netizen, tak lama setelah video ini viral, akun instagram Sarah Keihl langsung dikunci, videonya juga ditake-down (dihapus). Percakapan Sarah dan seseorang yang bertanya tentang kebenaran video tersebut juga tersebar di kalangan netizen.

Klarifikasi Sarah Keihl [sumber gambar]

DM instagram tersebut Sarah mengatakan kalau semuanya hanya settingan belaka. Ia sudah merencanakan itu untuk menaikkan engagement instagramnya. Semua sengaja dirancang bersama dengan managernya. Ia juga mengatakan bahwa video klarifikasi akan segera ia unggah.

Klarifikasi kalau ia hanya bercanda

Setelah mengatakan kalau dirinya akan rehat dari media sosial dan tak akan menerima DM apapun, Sarah memberikan klarifikasi terkait video viral lelang keperawanan. Ia mengatakan kalau dirinya sama sekali tak berniat menjual keperawanannya. Video yang ia buat hanyalah sarkasme/candaan untuk orang yang tak peka dengan situasi saat ini.

Itu juga merupakan sindiran untuk mereka yang masih berkeliaran, nongkrong, dan tak patuh pada aturan. Sarah mengatakan bahwa dirinya salah karena terlalu berlebihan, tapi ia tak punya niat untuk pansos. Dalam klarifikasi ini, ia akan menyumbang 1000 sembako, dari uangnya yang halal.

Komentar dari pakar hukum tentang candaan yang berpotensi penjara

Terkait dengan kasus Sarah Keihl ini, banyak sekali netizen yang geregetan dan memberikan komentar. Bahkan, Hotman Paris dan ahli hukum juga memberikan pendapat mereka. “Halo para selebgram. Anda mengaku selebriti, kamu tahu gak? Aku lebih terkenal dari pada kamu, aku lebih dari pada selebriti. Karena aku juga sudah profesional, tapi aku selalu hati-hati.”

Anda harus hati-hati dalam memposting sesuatu, ingat pasal pasal 27 ayat 1 di Undang Undang ITE, apabila memuat kata-kata asusila bisa ancaman 7 tahun penjara,” ujar Hotman Paris. Selain Hotman Paris, Ahli Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Dr. Agus Riewanto juga mengatakan bahwa perbuatan Sarah dianggap telah melakukan pekerjaan mucikari ataupun PSK secara online.

BACA JUGA: Seringkali Terjadi, Inilah Alasan Mengapa Prank Jahat Kerapkali Dilakukan oleh Youtuber

Jadi, mulai sekarang harusnya kita lebih hati-hati dalam membuat dan memilih konten yang ada di media sosial. Prank dan video-video konten yang hanya mencari viral semata sekarang tampaknya sedang menjadi trend di kalangan para konten kreator. Apakah para pembuat konten di Indonesia kekurangan ide?

You May Also Like